Contoh Curriculum Vitae
Wawancara kerja merupakan salah satu tahap penting yang harus dilalui ketika seseorang akan direkrut menjadi karyawan di sebuah perusahaan. Banyak orang yang menganggap tahap ini sepele, padahal justru tahap ini merupakan penentuan seseorang melaju ke tahap selanjutnya.Oleh karena itu, persiapan matang sangat penting. Banyak hal yang harus disiapkan sebelum menghadapi pewawancara kerja, di antaranya penampilan saat wawancara. Faktor penampilan ini akan sangat menentukan, apakah pewawancara masih tertarik untuk melanjutkan wawancara atau malas melanjutkan. Apa yang ada di benak Anda saat menghadapi seorang calon karyawan yang datang dengan pakaian seadanya dan selalu menguap saat wawancara?
Faktor lain adalah kesegaran fisik yang juga harus diperhatikan benar. Meski Anda sudah berusaha berpenampilan sebaik mungkin, namun jika kondisi tubuh kurang fit, misalnya, konsentrasi Anda dalam tahapan wawancara tersebut pasti akan terganggu. Nah, berikut adalah beberapa tips agar Anda siap menghadapi wawancara kerja:
1. Kesegaran Fisik dan Mental
Usahakan untuk beristirahat dan relaks sebelum wawancara, kalau perlu sejak sehari sebelum tanggal wawancara. Anda bisa misalnya santai di rumah sambil melakukan hobi Anda. Pergi ke salon, memasak, dan sebagainya. Pokoknya, hindari melakukan hal-hal yang justru akan membuat tegang saraf Anda. Tujuannya adalah agar keesokan harinya Anda merasa segar dan siap menghadapi wawancara dengan kondisi fisik dan mental yang prima.
2. Performance atau Penampilan
Pilih busana dengan warna-warna dasar, seperti hitam, putih, krem, cokelat, atau biru tua, sehingga mudah dipadupadankan. Agar busana yang Anda kenakan sesuai dengan bentuk tubuh, ada baiknya Anda mengenali lebih dulu bentuk tubuh Anda. Secara umum, bentuk tubuh manusia ada tiga, yakni oversize, mungil, dan proposional.
Hindari rok yang sempit dan supermini, karena akan mengganggu kenyamanan Anda. Untuk blus, hindari belahan dada yang rendah dan bahan yang tipis. Dan jika Anda menganakan blazer, hindari memilih blazer yang sangat longgar, atau sebaliknya, blazer yang sangat ketat. Kenakan blazer yang pas di tubuh Anda.
Untuk dandanan dan aksesoris, usahakan jangan berlebihan, karena akan menimbulkan kesan suka berhias daripada serius bekerja. Satu lagi, jangan mengenakan celana panjang (sekalipun rapi dan berbentuk jas), karena akan menimbulkan kesan tidak sopan. Ingat, performance atau penampilan saat wawancara merupakan tahap awal perusahaan menilai kepribadian diri calon karyawannya.
3. Etika Wawancara
Terkadang, Anda grogi ketika wawancara, sehingga etika wawancara pun tak sempat lagi terpikir di benak Anda. Padahal, etika sangatlah penting dan dapat menambah poin untuk diri Anda. Sikap duduk, misalnya. Duduklah dengan tenang dengan tangan di atas pangkuan. Usahakan punggung tidak menyender ke kursi yang Anda duduki.
Saat berbicara, biasakan menggunakan “Saya”, ketimbang menggunakan “Aku,” karena ini menunjukkan kesan Anda seorang yang arogan. Jawablah dengan jujur setiap pertanyaan dari si pewawancara. Jangan ragu untuk bertanya saat Anda diberi kesempatan bertanya. Biasanya, si pewawancara menjelaskan tidak secara detail, hanya pokok-pokoknya saja.
Satu lagi, jika Anda sedang mengunyah permen, usahakan permen tersebut dibuang lebih dulu. Jangan masuk ke ruang wawancara dengan mulut asyik mengunyah permen. Ini akan menimbulkan kesan bahwa Anda tidak serius.
4. Survei Dahulu Profile Perusahaan
Jika memungkinkan, sebelum memenuhi panggilan wawancara, Anda mencoba mencari tahu profil perusahaan yang mengundang Anda. Jika Anda memiliki teman di perusahaan tersebut, mintalah gambaran singkat mengenai bidang usaha perusahaan. Tanyakan pula, siapa nanti yang akan mewawancarai Anda. Dan yang sangat penting adalah posisi yang nanti akan Anda tempati. Sedetail atau sesingkat apa pun keterangan yang Anda peroleh, itu merupakan bahan masukan yang sangat berharga bagi diri Anda.
5. Datang Tepat Waktu
Perhatikan benar-benar tanggal dan waktu wawancara. Sediakan beberapa menit untuk merapikan diri lebih dahulu, sebelum masuk ke ruang wawancara. Yakinlah bahwa diri Anda tampil serapi dan sebersih mungkin. Datanglah tepat pada waktunya, bahkan kalau mungkin, datanglah beberapa menit sebelumnya. Misalnya jadwal wawancara pukul 10 pagi, usahakan Anda sudah hadir 30 menit sebelumnya. Jadi, Anda tidak terburu-buru menyiapkan diri.
Ada hal positif dan nilai plus, jika Anda datang lebih awal atau tepat waktu (on-time). Si pewancara akan menilai Anda sebagai orang yang disiplin terhadap waktu dan dapat me-manage (mengatur) waktu dengan sebaik-baiknya. Tentu, perusahaan akan lebih memilih karyawan yang rajin dan bekerja tepat waktu daripada yang sering terlambat.
Biasanya, sebelum wawancara berlangsung, Anda diminta untuk mengisi data diri untuk keperluan arsip perusahaan. Umumnya, waktu untuk mengisi data tersebut sekitar 10 – 15 menit. Isilah data dengan jelas dan lengkap, jangan membingungkan di pewawancara. Apabila ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya, sehingga Anda tidak salah mengisi data tersebut.
Source: Tabloid Nova
Memanfaatkan situs internet sebagi peluang untuk mencari kerja belakangan ini memang banyak dilirik orang. Kini telah banyak orang yang bisa memetik keuntungan dari pencarian kerja melalui internet. Meski terkesan mudah, masih banyak orang yang bingung bagaimana cara melakukannnya. Berikut ini beberapa persiapan yang harus dilakukan untuk mecari data lowongan kerja secara cermat didunia maya. Pertama, untuk menghemat anggaran gunakan koneksi internet yang paling murah, caranya bisa melalui warnet atau ke teman yang mempunyai koneksi secara unlimited. Kedua, pakailah web browser yang tergolong cepat seperti Firefox atau Opera. Ketiga, catatlah alamat web yang telah Anda dapatkan, lalu simpan di bookmark, agar suatu saat Anda ingin mengunjungi kembali situs tersebut Anda tinggal cari di bookmark.Selain menghemat waktu, juga menghemat waktu koneksi internet.
Keempat, buatlah alamat e-mail yang sesuai atau mirip dengan nama Anda. Hal ini dimaksudkan agar HRD perusahaan lebih mudah mencari data serta spesifikasi Anda. Kelima, gunakan web mail gratis macam Yahoo atau Gmail. E-mail ini juga nantinya berfungsi sebagai alat komunikasi antara pelamar dan penyedia kerja. Setelah persiapan pertama dilakukan, mulailah kita berburu lewat beberapa situs yang memuat mengenai lowongan pekerjaan. Beberapa langkah berikut tidak boleh anda sepelekan di antaranya.
1. Putuskan apakah Anda akan memasukkan lamaran lewat situs resmi perusahaan atau lewat portal forum lamaran kerja. Setelah itu, jangan terlalu banyak memasukkan lamaran dan data diri ke berbagai situs, usahakan maksimal ke dua atau tiga situs saja. Karena banyak perusahaan yang menginformasikan lowongan pekerjaan ke beberapa situs. Jika kita mengirim lamaran ke banyak situs, dikhawatirkan nama kita beberapa kali akan muncul. Hal ini akan menimbulkan kesan yang kurang baik. Ada kesan Anda sebagai pencari kerja memang kesulitan mencari kerja sehingga perusahaan yang membutuhkan pekerja yang profesional jadi kurang tertarik dengan Anda.
2. Meskipun pelamar kerja lewat internet tak bisa melampirkan lembar referensi yang telah kita miliki, untuk lebih meyakinkan si penyeleksi, ada baiknya Anda menyebutkan latar belakang pendidikan, deretan prestasi, dan pengalaman kerja pada resume Anda. pakailah format pdf atau word. Usahakan penulisannya tidak terlalu banyak dan tidak terlalu pendek, antara 100 -200 kb. Hal itu dimaksudkan agar memudahkan HRD perusahaan men-download file resume Anda.
3. Ketika memasukkan resume lewat situs pencari kerja, pastikan lamaran telah disusun dengan format susunan yang baik. Usahakan rapi dan enak dibaca. Sebagai standar Anda bisa gunakan jenis huruf arial, verdana, atau time new roman dengan ukuran berkisar antara 10 – 12 pt.
4. Kirimkan pula sampul pembuka surat lamaran. Di sana Anda bisa mencantumkan bagian apa yang Anda minati pada perusahaan tersebut. Ini akan memudahkan si penyeleksi. Jangan lupa cantumkan pula alamat dan no telefon Anda agar mudah dihubungi.
5. Masukkan atau kirim lamaran kerja Anda pada posisi kerja yang Anda minati atau terbaik menurut keahlian dan pengalaman Anda. Jika kita melamar pada sembarangan posisi, padahal tidak sesuai dengan kriteria perusahaan, hal ini justru akan merusak citra kita sendiri. Lebih baik lamaran tetap fokus pada kompetensi dan persyaratan perusahaan. Anda bisa mencari berbagai macam katagori lamaran di beberapa situs terkenal pencari kerja dengan cara mendaftarkan diri. Bukan hanya berbagi lowongan, namun situs ini juga biasanya juga memberi tips-tips jitu dunia kerja.
6. Update lamaran Anda sesering mungkin. Dengan memperbarui data pribadi aAda. Data yang tak pernah diperbarui akan memengaruhi penilaian pada resume yang Anda tawarkan.
Banyak yang menyatakan bahwa mereka tidak pernah memperoleh respons atau panggilan untuk wawancara walaupun beberapa lamaran telah dikirimkan, serta berbagai tips dan trik telah dilakukan. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa kemungkinan. Salah satunya mungkin saja mengirimkan lamaran pekerjaan lowongan pekerjaan yang sudah kedaluwarsa, sehingga lowongan tersebut sudah terisi atau juga mungkin kualifikasi pelamar tidak memenuhi persyaratan perusahaan. Jadi, ada baiknya Anda terus berburu kerja lewat dunia maya ini, siapa tahu suatu saat ada lowongan kerja yang berjodoh dengan Anda.
(Desy Natalia/berbagai sumber/Pikiran Rakyat).***
Setiap Surat LamaranPekerjaan mempunyai spesifikasi dan cara penyajian yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda dituntut untuk kreatif dalam menulis surat undangan.
Jika Anda mendownload Contoh Surat Undangan dari Internet, pastikan Anda melakukan modofikasi pada hal-hal yang sesuai dengan keperluan Anda.
Di bawah ini kami berikan beberapa contoh Surat Undangan, baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris. Semuanya dalam bentuk Microsoft Word
1. Kesan Personal & Individual
Jika Anda ingin mengirimkan surat lamaran yang ditujukan kepada seseorang dalam suatu perusahaan, usahakan Anda menuliskan nama dengan benar disertai dengan jabatannya dan bila perlu perusahaan dan alamatnya.
Contoh:
Kepada
Yth. Bapak Didi S.
HRD Manager PT. Tricomsys
Jalan Dewi Sri no. 18
Jakarta Pusat
Catatan: Di Internet dan buku-buku banyak beredar contoh-contoh Surat Lamaran, tapi pastikan Anda untuk tidak asal jiplak. Gantilah sesuai kebutuhan dan kondisi saat itu.
2. Singkat Jelas & Padat
Jangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti. Jangan sampai orang yang membaca surat Anda malah mikir. Gunakan kata-kata yang umum. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit. Ingatlah, bahwa Anda bukan wartawan atau sastrawan pada saat ini. Anda adalah pencari kerja.
Catatan:
Usahakan Anda menulis surat lamaran anda tidak melebihi satu halaman. Jika surat Anda lebih dari satu halaman, perusahaan tidak akan mengacuhkan surat Anda.
3. Rapi, Bersih & Gunakan Ejaan yang Benar
Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca.
Pastikan setiap kata dalam surat Anda dieja dengan benar. Jika Surat Lamaran Anda dalam bahasa Inggris, dan Anda memakai Microsoft Word, gunakan bantuan check spelling and grammar yang disediakan.
Catatan: Bukan jamannya lagu menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Sebisa mungkin gunakan komputer. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda.
4. Isi Surat Lamaran
Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:
Pembukaan:
Berisi kata-kata pembuka yang jelas dan singkat. Misalnya tentang dimana Anda mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan ini.
Siapa Anda?
Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif.
Pendidikan:
Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran.
Penutup:
Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan “Terima kasih”.
5. Re-Check
Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,”Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan”.
Darwin Hotels
http://www.asiarooms.com/australia/darwin.html
Asiarooms.com shows a complete information portal regarding online hotel reservation at discount rates in Darwin.
http://www.travour.com/beijing-olympics/
The 2008 Beijing Olympics is an excellent platform for athletes from all over the world
Wisata Bali
Panduan wisata di Pulau Bali dengan layanan personal, profesional dan harga terjangkau.
Lakeside Cottages
Kintamani Hotel, the best hotel in Kintamani area
Kintamani Hotel
Another best hotel in Kintamani
Padangbai Hotel
A small and cheap beautiful hotel in the heart of Padangbai, Bali
Bali Sourcing Agent
Bali Biru Collection is one of the sourcing agent in Bali for quality handicraft
Bali Job Board
Situs Lowongan Kerja offering list of best vacancy available in Indonesia
Bali Blog
Catatan ringan tentang Bali
Hari gini Masih pakai Internet Explorer??? Gunakan Firefox. Download di bawah ini:
Tips: Untuk melihat semua lowongan yang ada, klik Site Map